Declan Rice, gelandang Arsenal, berhasil menyabet gelar pemain terbaik di London Football Awards 2024. Ia mengalahkan pesaing-pesaingnya dari klub-klub London lainnya, seperti Tottenham Hotspur, West Ham United, dan Chelsea. Ini adalah penghargaan pertama yang ia raih sejak bergabung dengan Arsenal pada Januari 2024.
Rice, yang berusia 25 tahun, merupakan salah satu pemain kunci di lini tengah Arsenal. Ia berperan besar dalam membantu timnya meraih posisi ketiga di klasemen Liga Premier Inggris, serta melaju ke semifinal Liga Champions. Ia juga menjadi kapten timnas Inggris yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2024.
Rice mengaku sangat senang dan bangga dengan penghargaan yang ia terima. Ia mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan setimnya, pelatihnya, dan para pendukung Arsenal. Ia juga berjanji untuk terus bekerja keras dan meningkatkan performanya di lapangan.
“Saya sangat bahagia dan terhormat dengan penghargaan ini. Ini adalah buah dari kerja keras saya dan tim selama musim ini. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya, terutama rekan-rekan setim saya, pelatih Mikel Arteta, dan fans Arsenal yang luar biasa. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada para pemenang lainnya yang juga pantas mendapatkan penghargaan ini. Saya akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk Arsenal dan Inggris,” kata Rice dalam pidatonya.
Rice merupakan produk akademi Chelsea, tetapi ia dilepas oleh klub tersebut saat ia berusia 14 tahun. Ia kemudian bergabung dengan West Ham United, di mana ia berkembang menjadi pemain yang tangguh dan berbakat. Ia membuat debut seniornya di usia 18 tahun, dan menjadi kapten West Ham di usia 21 tahun.
Rice juga menjadi pemain reguler di timnas Inggris, setelah ia memilih untuk mewakili negara kelahirannya, daripada Irlandia, yang ia pernah bela di level junior. Ia telah mencatatkan 36 penampilan dan empat gol untuk The Three Lions.
Pada bursa transfer musim dingin 2024, Rice menjadi salah satu pemain yang paling diminati oleh klub-klub besar Eropa. Ia akhirnya memilih untuk bergabung dengan Arsenal, dengan nilai transfer sebesar 80 juta poundsterling, yang menjadikannya pemain termahal ketiga dalam sejarah klub.
Di Arsenal, Rice langsung menjadi andalan di posisi gelandang bertahan. Ia membentuk duet yang solid dengan Thomas Partey, dan memberikan keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Ia juga menunjukkan kemampuan mengatur tempo permainan, mengumpan, dan mencetak gol.
Salah satu gol terbaik yang ia cetak adalah saat ia membobol gawang Tottenham Hotspur dengan tendangan jarak jauh di menit ke-90, yang membuat Arsenal menang 2-1 dalam derby London Utara. Gol tersebut juga menjadi salah satu nominasi gol terbaik di London Football Awards 2024, tetapi kalah dari gol Michael Olise dari Crystal Palace.
Rice juga mendapat pujian dari pelatihnya, Mikel Arteta, yang menganggapnya sebagai pemain yang luar biasa dan berpengaruh. Arteta mengatakan bahwa Rice adalah pemain yang bisa beradaptasi dengan cepat, dan memiliki mentalitas yang kuat dan profesional.
“Declan adalah pemain yang fantastis dan penting bagi kami. Ia memiliki kualitas yang luar biasa, baik secara teknis maupun taktis. Ia juga memiliki karakter yang hebat, dan selalu ingin belajar dan berkembang. Ia adalah pemain yang bisa bermain di berbagai posisi, dan memberikan kontribusi yang besar bagi tim. Ia pantas mendapatkan penghargaan ini, dan saya sangat senang untuknya,” ujar Arteta.
Rice sendiri mengaku bahwa ia sangat menikmati bermain bersama Arsenal, dan merasa nyaman dengan gaya permainan yang diterapkan oleh Arteta. Ia juga mengaku bahwa ia mendapat banyak dukungan dan saran dari para pemain senior, seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, dan Granit Xhaka.
“Saya merasa sangat betah di sini. Saya suka dengan cara bermain kami, yang sangat menyerang dan atraktif. Saya juga mendapat banyak bantuan dari para pemain lain, yang sangat ramah dan profesional. Mereka selalu memberi saya motivasi dan nasihat, yang sangat berguna bagi saya. Saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar Arsenal,” ungkap Rice.
Rice juga mengungkapkan bahwa salah satu idola dan inspirasinya adalah Patrick Vieira, mantan kapten dan legenda Arsenal, yang juga berposisi sebagai gelandang bertahan. Ia mengaku sering menonton video-video permainan Vieira, dan mencoba meniru gaya dan sikapnya di lapangan.
“Patrick Vieira adalah salah satu pemain favorit saya sejak kecil. Saya kagum dengan cara dia bermain, yang sangat dominan dan berpengaruh. Dia juga memiliki kepemimpinan yang kuat, dan selalu memberikan semangat kepada timnya. Saya ingin menjadi seperti dia, dan membawa Arsenal meraih trofi-trofi besar,” tutur Rice.
Rice memiliki peluang untuk mewujudkan mimpinya itu, karena Arsenal masih berpeluang untuk meraih dua gelar musim ini, yaitu Liga Champions dan Piala FA. Di Liga Champions, Arsenal akan menghadapi Bayern Munchen di semifinal, sementara di Piala FA, Arsenal akan melawan Manchester City di final.
Rice juga berharap bisa membawa timnas Inggris meraih prestasi di Piala Dunia 2024, yang akan digelar di Qatar. Ia optimis bahwa Inggris memiliki tim yang kuat dan berbakat, yang bisa bersaing dengan tim-tim terbaik dunia.
“Saya sangat bersemangat untuk bermain di Piala Dunia. Ini adalah mimpi bagi setiap pemain, dan saya ingin memberikan yang terbaik untuk negara saya. Saya percaya bahwa kami memiliki tim yang hebat, dengan banyak pemain muda yang berbakat. Kami akan berusaha untuk membuat bangga seluruh rakyat Inggris,” pungkas Rice.
Declan Rice, bintang Arsenal yang bersinar di London Football Awards 2024, adalah salah satu contoh pemain yang memiliki talenta, kerja keras, dan dedikasi yang tinggi. Ia adalah pemain yang pantas dijadikan panutan dan inspirasi bagi para pemain muda lainnya, yang ingin meraih kesuksesan di dunia sepak bola.

