Tips Hebat Merawat Motor Matic dengan Oli yang Tepat

By grind
4 Menit

Motor matic adalah salah satu jenis kendaraan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain praktis dan mudah dikendarai, motor matic juga memiliki desain yang modern dan elegan. Namun, untuk menjaga performa dan kesehatan mesin motor matic, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah penggantian oli mesin secara rutin.

Oli mesin berfungsi sebagai pelumas yang mengurangi gesekan dan keausan pada bagian-bagian mesin motor. Selain itu, oli mesin juga berperan sebagai pendingin yang menjaga suhu mesin tetap stabil. Dengan menggunakan oli mesin yang sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan motor matic, kita bisa memperpanjang usia pakai dan meningkatkan efisiensi bahan bakar motor kita.

Lalu, bagaimana cara memilih oli mesin yang cocok untuk motor matic? Berikut adalah beberapa tips yang bisa kita ikuti, seperti yang dilansir dari berbagai sumber:

  • Pilih oli mesin yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan motor. Setiap pabrikan motor biasanya memiliki standar kekentalan atau viskositas oli mesin yang disesuaikan dengan karakteristik mesin motor mereka. Kekentalan oli mesin biasanya ditandai dengan kode SAE (Society of Automotive Engineers), misalnya 10W-30, 10W-40, dan sebagainya. Semakin rendah angka sebelum W, semakin encer oli mesin pada suhu dingin. Semakin tinggi angka setelah W, semakin kental oli mesin pada suhu panas. Kita bisa menyesuaikan kekentalan oli mesin dengan kondisi iklim dan medan yang kita hadapi sehari-hari.
  • Pilih oli mesin yang memiliki kualitas dan sertifikat yang baik. Kualitas oli mesin bisa dilihat dari kandungan zat aditif atau tambahan yang bisa memberikan manfaat tambahan bagi mesin motor, seperti membersihkan karbon, mencegah karat, atau meningkatkan akselerasi. Sertifikat oli mesin bisa dilihat dari kode API (American Petroleum Institute) dan JASO (Japanese Automotive Standards Organization) yang menunjukkan standar kualitas oli mesin yang diakui secara internasional. Kode API biasanya berupa dua huruf, misalnya SL, SM, SN, dan sebagainya. Semakin tinggi hurufnya, semakin baik kualitas oli mesin. Kode JASO biasanya berupa dua huruf dan satu angka, misalnya MA, MA2, MB, dan sebagainya. Huruf MA menunjukkan oli mesin yang cocok untuk motor kopling basah, sedangkan huruf MB menunjukkan oli mesin yang cocok untuk motor matic.
  • Pilih oli mesin yang original dan terjamin. Oli mesin yang original dan terjamin biasanya dijual di outlet resmi atau bengkel resmi yang bekerja sama dengan pabrikan motor. Hindari membeli oli mesin yang palsu atau tidak jelas asal-usulnya, karena bisa berdampak buruk bagi mesin motor kita. Oli mesin yang palsu biasanya memiliki harga yang sangat murah, kemasan yang tidak rapi, atau tidak memiliki segel hologram.
  • Ganti oli mesin secara rutin sesuai dengan jarak tempuh atau waktu penggunaan motor. Umumnya, pabrikan motor merekomendasikan penggantian oli mesin setiap 2.000 km atau 2 bulan sekali. Namun, hal ini bisa berbeda tergantung pada kondisi jalan, cuaca, atau gaya berkendara kita. Jika kita sering melewati jalan yang macet, berdebu, atau berlubang, kita mungkin perlu mengganti oli mesin lebih sering. Jika kita jarang menggunakan motor, kita tetap perlu mengganti oli mesin setidaknya 6 bulan sekali, karena oli mesin bisa mengalami oksidasi atau pengentalan akibat tidak digunakan.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kita bisa merawat motor matic kita dengan oli mesin yang tepat. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan berbagai keuntungan, seperti mesin yang lebih awet, bertenaga, dan irit. Beberapa merek oli mesin yang bisa kita pilih untuk motor matic kita antara lain adalah Castrol Power1 Scooter 4T, Suzuki Genuine Oil (SGO) Scooter Matic, Repsol Moto Matic 4T, Motul 0.8L Scooter 4T LE, Evalube PRO Synthetic Sintetik 4T, dan Top 1 Evolution Matic.

Semoga bermanfaat!

Share This Article