Colonel Sanders: Pendiri KFC yang Sukses di Usia Tua

By grind
5 Menit

Siapa yang tidak kenal dengan KFC? Kentucky Fried Chicken atau KFC adalah salah satu rantai restoran cepat saji terbesar di dunia yang menyajikan ayam goreng dengan resep rahasia dan cita rasa khas. Namun, tahukah Anda siapa orang di balik kesuksesan KFC? Dialah Colonel Sanders, seorang pengusaha yang memulai usahanya di usia 40 tahun dan baru meraih kejayaan di usia 65 tahun.

Kehidupan Awal

Colonel Sanders lahir dengan nama Harland David Sanders pada 9 September 1890 di dekat Henryville, Indiana, Amerika Serikat. Ia adalah anak tertua dari tiga bersaudara. Ayahnya adalah seorang petani dan tukang daging, sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang juga bekerja di pabrik tomat. Sanders kehilangan ayahnya ketika ia berusia lima tahun, sehingga ia harus membantu ibunya mengurus adik-adiknya dan memasak untuk keluarganya. Sanders tidak menyelesaikan sekolahnya dan berhenti di kelas tujuh. Ia kemudian bekerja di berbagai pekerjaan, seperti pembantu petani, konduktor kereta api, tukang api, penjual asuransi, dan tentara di Angkatan Darat Amerika Serikat.

Memulai Usaha Ayam Goreng

Sanders mulai tertarik dengan bisnis makanan ketika ia bekerja sebagai pengelola stasiun pengisian bensin di Corbin, Kentucky, pada tahun 1930. Ia mulai menjual ayam goreng dari restoran kecil di belakang stasiun bensinnya. Ayam gorengnya mendapat sambutan baik dari pelanggan, sehingga ia memperluas restorannya dan menamainya Sanders’ Cafe. Pada tahun 1935, ia mendapat gelar kehormatan Colonel dari gubernur Kentucky karena jasanya dalam bidang kuliner. Ia kemudian menyempurnakan resep ayam gorengnya dengan menggunakan campuran 11 bumbu rahasia dan alat penggorengan bertekanan untuk mengunci rasa dan kelembaban ayam. Resep ini menjadi ciri khas dari KFC hingga sekarang.

Mengembangkan Franchise

Sanders menyadari potensi dari konsep franchise restoran, yaitu memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan nama, merek, dan resepnya dengan imbalan sejumlah royalti. Ia mulai menjajakan franchise ayam gorengnya ke berbagai restoran di Amerika Serikat dan Kanada. Franchise pertama KFC dibuka di South Salt Lake, Utah, pada tahun 1952. Sanders juga membuat logo bergambar dirinya dengan pakaian dan dasi kolonel yang menjadi ikon KFC. Pada tahun 1960, sudah ada lebih dari 200 franchise KFC di Amerika Serikat dan Kanada.

Menjual KFC

Ketika usahanya semakin berkembang, Sanders merasa kewalahan dengan tanggung jawabnya sebagai pemilik dan pengawas franchise. Ia juga menghadapi persaingan dari restoran cepat saji lain yang lebih modern dan efisien. Pada tahun 1964, ketika ia berusia 73 tahun, ia menjual hak kepemilikan KFC di Amerika Serikat kepada sekelompok investor yang dipimpin oleh John Y. Brown Jr. dan Jack C. Massey dengan harga 2 juta dolar AS (setara dengan 18,9 juta dolar AS saat ini). Namun, ia tetap memegang hak kepemilikan KFC di Kanada, dan menjadi duta merek KFC dengan gaji seumur hidup 40.000 dolar AS per tahun dan kursi di dewan direksi. Ia juga terus mengunjungi dan menginspeksi franchise KFC di seluruh dunia, serta tampil dalam iklan dan komersial KFC.

Kritik dan Kontroversi

Meskipun telah menjual KFC, Sanders tetap peduli dengan kualitas dan citra KFC. Ia sering mengkritik dan mengecam para pemilik KFC yang menurunkan standar dan kualitas ayam gorengnya. Ia bahkan pernah menggugat KFC karena mengubah resep ayam gorengnya dengan menggunakan minyak nabati yang lebih murah daripada lemak hewani yang ia gunakan. Ia juga pernah mengatakan bahwa ayam goreng KFC “tidak layak dimakan” dan “menyebabkan muntah”. Sanders juga terlibat dalam beberapa kasus hukum dengan mantan mitra bisnisnya, seperti Heublein Corporation yang mengakuisisi KFC pada tahun 1971, dan Kentucky Fried Chicken of Canada yang menuduhnya melanggar kontrak.

Kematian dan Warisan

Sanders meninggal pada 16 Desember 1980 di Shelbyville, Kentucky, karena pneumonia dan leukemia. Ia dimakamkan di Cave Hill Cemetery, Louisville, Kentucky. Ia meninggalkan seorang istri, Claudia Price, yang menikahinya pada tahun 1949 setelah bercerai dengan istri pertamanya, Josephine King, pada tahun 1947. Ia juga memiliki tiga anak, Harland Jr., Margaret, dan Mildred, dari pernikahan pertamanya. Sanders dianggap sebagai salah satu pengusaha paling sukses dan berpengaruh di dunia. Ia telah membangun sebuah kerajaan bisnis yang tersebar di lebih dari 140 negara dengan lebih dari 20.000 restoran. Ia juga telah memberikan inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk tidak menyerah dan terus berusaha mencapai impian mereka, meskipun di usia tua. Nama dan gambar Sanders tetap menjadi simbol dan identitas dari KFC hingga sekarang.

Share This Article