Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, Siapakah Dia Sebenarnya?

By elda
2 Menit

Abdul Haris Nasution, yang lebih dikenal dengan sebutan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, adalah seorang tokoh militer dan politikus Indonesia yang sangat berpengaruh. Ia lahir di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara pada tanggal 3 Desember 1918 dan meninggal pada 6 September 2000.

Abdul Haris Nasution adalah anak kedua dari pasangan H Abdul Halim Nasution dan Zahara Lubis. Ia lahir dalam keluarga Batak Muslim dan sejak kecil telah menunjukkan minat yang kuat terhadap ilmu pengetahuan dan politik. Ia menempuh pendidikan di HIS, Yogyakarta, HIK, Yogyakarta, AMS Bagian B, Jakarta, dan Akademi Militer, Bandung.

Abdul Haris Nasution memiliki karier militer yang panjang dan berpengaruh. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dan juga sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan Indonesia. Ia juga pernah menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) di bawah presiden Soeharto.

Abdul Haris Nasution dikenal sebagai konseptor dwifungsi ABRI yang ia sampaikan pada tahun 1958 dan kemudian dipakai selama pemerintahan presiden Soeharto. Ia juga merupakan salah satu tokoh yang menjadi incaran dalam peristiwa G30S, namun yang menjadi korban justru putrinya yaitu Ade Irma Suryani Nasution dan juga ajudannya yaitu Kapten Czi. (Anumerta) Pierre Andreas Tendean.

Abdul Haris Nasution adalah sosok yang patut dihormati dan diteladani. Ia adalah contoh nyata dari pahlawan yang rela berkorban demi tegaknya agama dan bangsa. Meski telah tiada, semangat juang dan perjuangannya tetap menginspirasi banyak orang hingga saat ini. Abdul Haris Nasution adalah pahlawan nasional Indonesia yang namanya akan selalu dikenang dalam sejarah bangsa ini.

Share This Article